aengtowa Page's | http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html

http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32 http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html 2017-11-21 06:30:32

Kota Balikpapan Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Balikpapan merupakan sebuah kota di Kalimantan Timur, Indonesia. Balikpapan memiliki penduduk sebanyak 735.850 jiwa[6], yang merupakan 22 % dari keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan merupakan kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia.[7][8] Logo dari kota yang sering disebut Kota Minyak (Banua Patra) dan Bumi Manuntung ini adalah beruang madu, maskot Balikpapan yang mulai di ambang kepunahan. Nama asli Balikpapan adalah Billipapan[9][10] atau Balikkappan[11] (logat Banjar). Sejarah Asal usul nama Balikpapan Ada beberapa hikayat populer yang menceritakan asal usul kota yang berada di pesisir timur Kalimantan ini, yaitu:[12][13] Adanya 10 keping papan yang kembali ke Jenebora dari 1.000 keping yang diminta oleh Sultan Kutai sebagai sumbangan bahan bangunan untuk pembangunan Istana Baru Kutai Lama. Kesepuluh papan yang balik tersebut disebut oleh orang Kutai Balikpapan Tu. Sehingga wilayah sepanjang Teluk Balikpapan, tepatnya di Jenebora disebut Balikpapan.[14] Suku Pasir Balik (suku asli Balikpapan) adalah keturunan kakek dan nenek bernama Kayun Kuleng dan Papan Ayun. Sehingga daerah sepanjang Teluk Balikpapan oleh keturunannya disebut Kuleng-Papan atau artinya Balikpapan (dalam bahasa Paser, Kuleng artinya Balik). Dalam legenda lain juga disebutkan asal usul Balikpapan, yaitu dari seorang putri yang dilepas oleh ayahnya seorang raja yang tidak ingin putrinya tersebut jatuh ke tangan musuh. Sang putri yang masih balita diikat di atas beberapa keping papan dalam keadaan terbaring. Karena terbawa arus dan diterpa gelombang, papan tersebut terbalik. Ketika papan tersebut terdampar di tepi pantai ditemukan oleh seorang nelayan dan begitu dibalik ternyata terdapat seorang putri yang masih dalam keadaan terikat. Konon putri tersebut bernama Putri Petung yang berasal dari Kerajaan Pasir. Sehingga daerah tempat ditemukannya dinamakan Balikpapan. Hari jadi kota Balikpapan adalah tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan hasil Seminar Sejarah Balikpapan pada tanggal 1 Desember 1984. Tanggal 10 Februari 1897 ini adalah tanggal pengeboran minyak pertama di Balikpapan yang dilakukan oleh perusahaan Mathilda sebagai realisasi dari pasal-pasal kerja sama antara J.H. Menten dengan Mr. Adams dari Firma Samuel dan Co.[15] Kesultanan Kutai Tentara Sekutu mendarat di Balikpapan, 1 Juli 1945. Daerah Balikpapan dan Balikpapan Seberang (Penajam) merupakan bagian dari wilayah negara dependen Kesultanan Kutai.[16][17][18] Tahun 1942 Penajam termasuk dalam wilayah Balikpapan.[19] Sejak sekitar tahun 1636, Kalimantan pada umumnya termasuk negara bagian Kutai, negara bagian Paser dan negara bagian Berau diklaim sebagai wilayah mandala negara Kesultanan Banjarmasin.[20] Pada 13 Agustus 1787, Sunan Nata Alam telah menyerahkan kedaulatannya atas sebagian besar Kalimantan kepada perusahaan VOC, yang kemudian diperbarui lagi pada tanggal 4 Mei 1826 pada masa Sultan Adam. Setelah itu Kalimantan pada umumnya menjadi wilayah negara Hindia Belanda. Tahun 1844, bekas negara bagian Kutai secara resmi mendapat pengakuan sebagai negara dependensi di dalam negara Hindia Belanda.[21] Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, Kutai termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8[22] Tahun 1855, Kutai merupakan sebagian dari de zuid- en oosterafdeeling van Borneo yang beribukota di Banjarmasin.[23] Hindia Belanda Jalan Minyak di tahun 1950-an. Dengan ditemukannya sumber-sumber minyak di daerah Balikpapan dan daerah sekitarnya (Samboja, Sanga-Sanga dan Muara Badak), pemerintah Hindia Belanda akhirnya membeli wilayah ini dari Sultan Kutai Kertanegara serta dibangun untuk mendukung usaha-usaha pertambangan khususnya perminyakan dengan mendirikan kilang minyak, kantor operasi serta perumahan pegawai (sisa-sisa usaha pembangunan Hindia Belanda dapat dilihat dari permukiman para staf Pertamina). Aktivitas perminyakan ini juga membantu perpindahan penduduk terutama para pekerja dari Jawa, serta dari berbagai daerah. Saat itu perusahaan minyak yang dikenal adalah BPM, Shell dan KPM. Wilayah Balikpapan pada tahun 1930 itu meliputi Balikpapan Seberang (Penajam).[24] Pendudukan Jepang Pada masa Perang Dunia II, Jepang mengincar wilayah ini sebagai batu loncatan mengadakan serangan ke Jawa. Pada tanggal 23 Januari 1942, armada Jepang di bawah pimpinan Shizuo Sakaguchi merebut Balikpapan dari tangan pasukan Sekutu dan Hindia Belanda.[25][26] Wilayah Balikpapan saat itu meliputi Balikpapan Seberang (Penajam).[27] Nilai strategis kota Balikpapan juga diperhitungkan tentara sekutu, pada tahun 1945 tentara sekutu di bawah komando Australia merebut kota ini dari tangan Jepang pada pertempuran 26 Juni-15 Juli 1945 dalam usaha merebut kembali wilayah yang jatuh ke tangan Jepang.[28][29][30][31] Republik Indonesia Berita tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia agak terlambat sampai di kota ini, sekitar tahun 1945-1946 melalui pekerja BPM yang datang dari Jawa dalam rangka rehabilitasi kilang minyak yang hancur akibat perang yang dilanjutkan dengan pernyataan rakyat di Lapangan FONI. Namun karena Belanda berniat menguasai kembali kota ini maka terjadi peperangan yang berlanjut sampai pada pertempuran Sangatta. Pada masa pengakuan kedaulatan tahun 1949, wilayah ini diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia Serikat yang berlanjut kepada Republik Indonesia. Geografi Kota Balikpapan memiliki wilayah 85% berbukit-bukit serta 12% berupa daerah datar yang sempit terutama berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan sungai kecil serta pesisir pantai. Dengan kondisi tanah yang bersifat asam (gambut) serta dominan tanah merah yang kurang subur. Sebagaimana layaknya wilayah lain di Indonesia, kota ini juga beriklim tropis. Kota ini berada di pesisir timur Kalimantan yang langsung berbatasan dengan Selat Makassar, memiliki teluk yang dapat dimanfaatkan sebagai pelabuhan laut komersial dan pelabuhan minyak. Batas wilayah Letak astronomis Balikpapan berada di antara 1,0 LS - 1,5 LS dan 116,5 BT - 117,5 BT dengan luas sekitar 503,3 km² dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: Utara Kabupaten Kutai Kartanegara Selatan Selat Makassar Barat Kabupaten Penajam Paser Utara Timur Selat Makassar Suku bangsa Suku asli Balikpapan adalah Suku Balik yang merupakan suku minoritas.[32][33] Suku Balik biasanya digabungkan ke dalam Suku Paser karena dianggap serumpun sehingga disebut Paser-Balik, padahal sebenarnya Suku Balik tidak mau serta merta disamakan dengan Suku Paser, karena terdapat beberapa perbedaan. Seperti yang terjadi di kawasan Kalimantan lainnya, Suku Banjar yang datang ke Balikpapan menyerap unsur-unsur suku lokal melalui perkawinan campur (hibrida) dengan Suku Balik dan Suku Paser yang memunculkan komunitas Banjar-Balik. Secara garis besar ada lima budaya dasar sukubangsa asal Kalimantan yang disebut Rumpun Kalimantan,[34] empat di antaranya terdapat di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan yaitu: Banjar, Kutai, Dayak, Paser yang biasa disingkat Komunitas BAKUDAPA atau jika ditambah etnis Tidung menjadi BAKUDAPATI (akronim Banjar, Kutai, Dayak, Paser, Tidung) jika dihitung mencapai 31,39% populasi (sensus tahun 2000). Di antarakeempat suku asal Kalimantan tersebut, Suku Banjar merupakan yang terbanyak sejak masa kolonial.[35] Selain empat suku di atas, banyak pula suku-suku asal dari pulau Sulawesi, Jawa, Sumatera, dan pulau lainnya sehingga yang pada awal pertumbuhan kota Balikpapan setidaknya terbentuk tiga kantong permukiman Banjar, Jawa dan Bugis.[36] Bahasa daerah Bahasa daerah yang sering digunakan adalah: Bahasa Paser Bahasa Kutai Bahasa Banjar Bahasa Bugis Bahasa Jawa Umumnya bahasa yang digunakan pada keseharian warga Balikpapan adalah bahasa Indonesia. Pembagian administratif dan kepala daerah Peta perbatasan wilayah sebelah utara. Kantor wali kota Balikpapan. Gedung DPRD Kota Balikpapan. Kecamatan Dengan diberlakukannya Perda Balikpapan No. 8 Thn. 2012, maka diresmikan kecamatan Balikpapan Kota dan menambah jumlah kecamatan menjadi 6 yakni: Balikpapan Timur Balikpapan Selatan Balikpapan Tengah Balikpapan Utara Balikpapan Barat Balikpapan Kota Kelurahan Sehubungan dengan pemekaran kecamatan tersebut, maka melalui Perda Balikpapan No. 7 Thn. 2012 ditetapkan pemekaran 7 kelurahan baru. Dengan demikian maka pada saat ini Balikpapan terdiri dari 34 (tiga puluh empat) kelurahan yakni: Manggar Manggar Baru Lamaru Teritip Prapatan Klandasan Ulu Klandasan Ilir Damai Gn. Bahagia Sepinggan Gn. Sari Ilir Gn. Sari Ulu Mekar Sari Karang Rejo Sumber Rejo Karang Jati Gn. Samarinda Muara Rapak Batu Ampar Karang Joang Baru Ilir Margo Mulyo Marga Sari Baru Tengah Baru Ulu Kariangau Telaga Sari Damai Baru Damai Bahagia Sungai Nangka Sepinggan Baru Sepinggan Raya Gn. Samarinda Baru Graha Indah Dari 27 kelurahan sebelum pemekaran terdapat 369 RW dan 1.143 RT. Ini berarti bahwa jumlah RW sebelum dan sesudah pemekaran tidak berubah, sedangkan RT mengalami penambahan sebanyak 62 buah sehingga berubah dari jumlah 1.081 menjadi 1.143 RT.

http://gembusembokmu.gq/halku-aengtowa.html List of Archived Articles from Client.u7ZpetaSjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbalOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk Client From Wikipedia in URL http://en.wikipedia.org/wiki/Client u7ZpetaSjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbalOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk Client(s) or The Client may refer to: Client (computing), hardware or software that accesses a remote service on another computer. Customer or client, a recipient of goods or services in return for monetary or other valuable considerations. Client, in the system of patronage in ancient Rome, an individual protected and sponsored by a patron. Client state, which is economically, politically, or militarily subordinate to another more powerful stateu7ZpetaSjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbalOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk

4d459e5c6cebb3d8908f7397dd658ad2 http://gembusembokmu.gq/hif A to rename to date is2017-11-21lku-if A to rename to date is2017-11-21engtowif A to rename to date is2017-11-21.html List of Archived Articles from Client.u7Zpetif A to rename to date is2017-11-21Sjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbif A to rename to date is2017-11-21lOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk Client From Wikipediif A to rename to date is2017-11-21 in URL http://en.wikipediif A to rename to date is2017-11-21.org/wiki/Client u7Zpetif A to rename to date is2017-11-21Sjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbif A to rename to date is2017-11-21lOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk Client(s) or The Client mif A to rename to date is2017-11-21y refer to: Client (computing), hif A to rename to date is2017-11-21rdwif A to rename to date is2017-11-21re or softwif A to rename to date is2017-11-21re thif A to rename to date is2017-11-21t if A to rename to date is2017-11-21ccesses if A to rename to date is2017-11-21 remote service on if A to rename to date is2017-11-21nother computer. Customer or client, if A to rename to date is2017-11-21 recipient of goods or services in return for monetif A to rename to date is2017-11-21ry or other vif A to rename to date is2017-11-21luif A to rename to date is2017-11-21ble considerif A to rename to date is2017-11-21tions. Client, in the system of pif A to rename to date is2017-11-21tronif A to rename to date is2017-11-21ge in if A to rename to date is2017-11-21ncient Rome, if A to rename to date is2017-11-21n individuif A to rename to date is2017-11-21l protected if A to rename to date is2017-11-21nd sponsored by if A to rename to date is2017-11-21 pif A to rename to date is2017-11-21tron. Client stif A to rename to date is2017-11-21te, which is economicif A to rename to date is2017-11-21lly, politicif A to rename to date is2017-11-21lly, or militif A to rename to date is2017-11-21rily subordinif A to rename to date is2017-11-21te to if A to rename to date is2017-11-21nother more powerful stif A to rename to date is2017-11-21teu7Zpetif A to rename to date is2017-11-21Sjtcs5SHCN9tgKdwudXnCm2oBYjr75rrGFtzChcFvbY3m4sbif A to rename to date is2017-11-21lOCxkrYe1lcX5T0dizFp3Lf6fbJcTlc0ZExfwrjR5Lk

aHR0cDovL2dlbWJ1c2VtYm9rbXUuZ3EvaGFsa3UtYWVuZ3Rvd2EuaHRtbCBMaXN0IG9mIEFyY2hpdmVkIEFydGljbGVzIGZyb20gQ2xpZW50LnU3WnBldGFTanRjczVTSENOOXRnS2R3dWRYbkNtMm9CWWpyNzVyckdGdHpDaGNGdmJZM200c2JhbE9DeGtyWWUxbGNYNVQwZGl6RnAzTGY2ZmJKY1RsYzBaRXhmd3JqUjVMayBDbGllbnQgRnJvbSBXaWtpcGVkaWEgaW4gVVJMIDxhIHJlbD0nbm9mb2xsb3cnIGhyZWY9J2h0dHA6Ly9lbi53aWtpcGVkaWEub3JnL3dpa2kvQ2xpZW50Jz5odHRwOi8vZW4ud2lraXBlZGlhLm9yZy93aWtpL0NsaWVudDwvYT4gdTdacGV0YVNqdGNzNVNIQ045dGdLZHd1ZFhuQ20yb0JZanI3NXJyR0Z0ekNoY0Z2YlkzbTRzYmFsT0N4a3JZZTFsY1g1VDBkaXpGcDNMZjZmYkpjVGxjMFpFeGZ3cmpSNUxrIENsaWVudChzKSBvciBUaGUgQ2xpZW50IG1heSByZWZlciB0bzogQ2xpZW50IChjb21wdXRpbmcpLCBoYXJkd2FyZSBvciBzb2Z0d2FyZSB0aGF0IGFjY2Vzc2VzIGEgcmVtb3RlIHNlcnZpY2Ugb24gYW5vdGhlciBjb21wdXRlci4gQ3VzdG9tZXIgb3IgY2xpZW50LCBhIHJlY2lwaWVudCBvZiBnb29kcyBvciBzZXJ2aWNlcyBpbiByZXR1cm4gZm9yIG1vbmV0YXJ5IG9yIG90aGVyIHZhbHVhYmxlIGNvbnNpZGVyYXRpb25zLiBDbGllbnQsIGluIHRoZSBzeXN0ZW0gb2YgcGF0cm9uYWdlIGluIGFuY2llbnQgUm9tZSwgYW4gaW5kaXZpZHVhbCBwcm90ZWN0ZWQgYW5kIHNwb25zb3JlZCBieSBhIHBhdHJvbi4gQ2xpZW50IHN0YXRlLCB3aGljaCBpcyBlY29ub21pY2FsbHksIHBvbGl0aWNhbGx5LCBvciBtaWxpdGFyaWx5IHN1Ym9yZGluYXRlIHRvIGFub3RoZXIgbW9yZSBwb3dlcmZ1bCBzdGF0ZXU3WnBldGFTanRjczVTSENOOXRnS2R3dWRYbkNtMm9CWWpyNzVyckdGdHpDaGNGdmJZM200c2JhbE9DeGtyWWUxbGNYNVQwZGl6RnAzTGY2ZmJKY1RsYzBaRXhmd3JqUjVMaw==

Contact US gembusembokmu.gq:

Contact US gembusembokmu.gq is +62 8953 7923 4639

Link Post and Page gembusembokmu.gq:

Patner gembusembokmu.gq:

(c) 2016 - 2017 gembusembokmu.gq